Pilih Metode Pemutihan Gigi yang Tepat


Ditulis oleh SITI MASNIDAR
MEMILIKI gigi berwarna memang menggangu penampilan. Apalagi, dialami sejak kecil. Namun jangan khawatir, kemajuan pengobatan saat ini bisa membuat gigi berwarna kembali putih. Yang terpenting dilakukan secara rutin dan sabar.

Menurut Polisman Sitanggang, pemutihan gigi harus dilakukan berdasarkan penyebab gigi berwarna. Dalam hal ini, sebaiknya jangan dilakukan sendiri, konsultasi ke dokter sehingga bisa diketahui cara yang tepat dalam penanggulangannya. “Jangan langsung memilih cara sendiri, nanti malah tidak tepat penanganannya,” katanya kepada Jambi Independent, kemarin.

Menurutnya, ada banyak faktor yang menyebabkan gigi tidak kinclong. Mulai dari faktor makanan seperti kopi dan teh. Bisa juga karena pola hidup, misalnya merokok. Ada juga karena faktor obat-obatan hingga faktor genetik. “Atau bisa juga karena memang malas gosok gigi sehingga gigi kotor dan banyak karies dan karang gigi,” tambah Sitanggang.

Saat ini, kata Sitanggang, gigi yang berwarna sampai derajat tertentu bisa diputihkan. Kedokteran gigi memberikan kesempatan untuk mendapatkan senyum alami yang menarik dengan waktu, rasa tidak nyaman dan biaya yang cukup minimal.

Ada beberapa cara, salah satunya adalah bleaching (pemutihan gigi) menggunakan bahan oksidasi yang kuat untuk memutihkan gigi. Biasanya dilakukan pada gigi yang berwarna kekuningan dan pewarnaan yang disebabkan oleh tetrasiklin dan fluorida dengan derajat ringan sampai sedang, dan pewarnaan yang diakibatkan oleh kerusakan gigi. “Ini banyak dilakukan karena lebih mudah, namun harus konsultasi dulu dengan dokter gigi,” ujarnya.

Pemutihan gigi yang umum dilakukan adalah home bleaching, yaitu pemutihan gigi yang vital dengan sendok cetak plastik yang dibuat secara individual. Cara baru ini cukup nyaman dan efektif dari segi biaya. Caranya dengan mengisi sendok cetak dengan bahan pemutih dan menggunakannya selama beberapa jam setiap hari atau sepanjang malam. Hasilnya bisa dilihat setelah pemakaian enam minggu, bahkan setelah beberapa hari.

Masih banyak cara yang lain yang bisa dilakukan. Antara lain dengan cara composite, penambalan khusus menggunakan sinar laser maupun penyarungan gigi, yakni dengan cara pengikiran gigi kemudian melapisinya kembali. Cara ini mesti dilakukan oleh dokter gigi. “Jadi gigi dikikir lebih dahulu baru disarung kembali,” ujarnya.

Yang terpenting, saat melakukan pemutihan gigi, juga harus didukung pola hidup sehat dan gaya hidup. Karena jika kebiasaan buruk masih dilakukan, termasuk penyebab gigi berwarna ini masih ada, maka tentu tidak ada gunanya. “Perawatan gigi seperti menggosok gigi secara benar dan rutin serta menghindair penyebab gigi berwarna juga harus dilakukan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: