Menkes: Bantuan Puskesmas Tidak Boleh buat Gaji!


JAKARTA, KOMPAS.com — Bantuan operasional kesehatan yang akan dikucurkan kepada puskesmas hanya boleh digunakan untuk operasional menjalankan upaya-upaya preventif dan promotif kesehatan di puskesmas.

“Dana itu tidak boleh untuk gaji, hanya untuk operasional,” ujar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, dalam acara pemaparan Program Kementerian Kesehatan Tahun 2010, Jumat (8/1/2010).

Seperti diwartakan sebelumnya, pemerintah akan meningkatkan kinerja 8.500 puskesmas yang ada di bidang pelayanan kesehatan promotif dan preventif meliputi program Keluarga Berencana, gizi, imunisasi, promosi kesehatan, dan pencegahan penyakit dengan bantuan operasional kesehatan.

Pada 2010 semua puskesmas tersebut akan mendapatkan Rp 10 juta dalam satu tahun untuk biaya operasional. Di antara 8.500 puskesmas, tercatat ada 300 puskesmas yang mendapatkan Rp 100 juta pada 2010.

Endang mengatakan, bantuan kepada puskesmas dan posyandu merupakan cerminan dukungan Kementerian Kesehatan guna memberdayakan masyarakat. Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) berdasarkan studi awal mengenai biaya yang digunakan oleh puskesmas.

“Biaya yang digunakan sekitar Rp 400 juta per tahun. Sekitar 30 persen biaya operasional diperhitungkan besarannya Rp 100 juta yang diberikan secara terbatas kepada 300 puskesmas sebagai uji coba,” ujarnya.

Puskesmas yang mendapatkan dana lebih besar tersebut tersebar di tujuh kawasan, yakni Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Budihardja Singgih menegaskan, BOK juga di luar pengadaan alat dan sejenisnya. Pada tahap awal, 300 puskesmas dijadikan uji coba untuk mengetahui besaran biaya operasional yang dibutuhkan agar puskesmas beroperasi optimal.

Kegiatan operasional puskesmas meliputi seluruh kegiatan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaksanaan program. Program-program tersebut sudah ditetapkan. Puskesmas akan merencanakan pelaksanaan di lapangan dan mengimplementasikannya.

Selama ini, sudah ada bantuan dari pemerintah kepada puskesmas, tetapi terserak seperti dalam bentuk bantuan dana operasional posyandu dan poskesdes.

Menkes DR.dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH dan mantan Menkes DR.dr. Siti Fadilah Supari Sp.JP(K)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: